Fogging adalah tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebagian masyarakat memiliki persepsi bahwa DBD dapat dicegah dan diselesaikan dengan fogging. Namun faktanya tindakan ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja tetapi tidak untuk telur dan larva/jentik nyamuk. Selanjutnya telur, larva/jentik nyamuk akan berkembang kembali menjadi nyamuk dewasa yang resisten/kebal terhadap insektisida (racun pembunuh serangga).
Cari di Blog Ini
Selasa, 04 April 2023
Sabtu, 01 April 2023
Menghapus Stigma dan Diskriminasi pada ODHIV (Orang dengan HIV/AIDS)
Bagi sebagian orang tentu sudah tidak asing lagi dengan penyakit HIV/AIDS. HIV/AIDS disebabkan oleh virus yang menyerang sistem kekebalan/imun tubuh manusia. Namun ternyata secara medis, HIV dan AIDS adalah dua gangguan yang berbeda, meskipun sumber penyakitnya berasal dari virus. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Jadi, HIV akan melemahkan tubuh manusia terhadap infeksi oportunistik (opportunistic infection), seperti pneumonia, salmonella, kandidiasis, toxoplasma, and Tuberkulosis (TBC). Selain itu, virus ini juga merusak perlindungan sel kanker. Selanjutnya AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kondisi akibat serangan virus HIV. AIDS bisa disebut juga sebagai HIV stadium 3 dengan kondisi dan gejala yang kompleks.
Kamis, 30 Maret 2023
Rabies, Tanda dan Gejala, Mitos dan Fakta
Rabies adalah penyakit infeksi mematikan yang berasal dari gigitan,
cakaran, dan air liur hewan (saliva) yang terinfeksi rabies.
Rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat ditakuti nomor 1 di dunia,
dan merupakan penyakit penting di Indonesia karena bersifat fatal dan
menimbulkan kematian bagi manusia yang terpapar.
Rabies ditemukan di seluruh dunia, kecuali Antarktika, dengan 95% kematian pada manusia terjadi di Asia dan Afrika. Setiap tahun, hampir 59.000 orang meninggal dunia akibat rabies. Gigitan anjing berkontribusi terhadap 99% kasus rabies pada manusia dan sekitar 40% orang yang digigit anjing terduga rabies merupakan anak berusia di bawah 15 tahun.
Selasa, 28 Maret 2023
Tuberkulosis Bukan Aib, Tuberkulosis Bukan Kutukan
Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan Tuberkulosis. Tuberkulosis atau disebut juga TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini biasanya menyerang paru-paru, namun tidak jarang pula bakteri dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ tubuh selain paru-paru perlu dibedakan dengan TBC biasa. Pada TBC biasa, bakteri hanya menyerang paru. Sementara itu, ketika bakteri menyerang organ tubuh lain, seperti ginjal, tulang, sendi, kelenjar getah bening, atau selaput otak, kondisi tersebut dinamakan dengan TBC ekstra paru.
Minggu, 26 Maret 2023
STOP Demam Berdarah dengan 3M Plus, Pemberdayaan Masyarakat, dan Mari Kita Cegah Sebelum Terjadi
Demam Berdarah atau disebut juga Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes sp. terutama Aedes aegypti. Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit akibat nyamuk yang berkembang paling pesat di Kabupaten Pesisir Barat.
Sebagai daerah yang berada di area endemis dengue, DBD menjadi salah satu penyakit yang banyak dialami masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Kasus DBD pada tahun 2019 mencapai angka 57 kasus yang kemudian bertambah pada tahun 2020 mencapai angka 58 kasus. Pada tahun berikutnya yakni 2021 terjadi penurunan kasus hingga 62,07% menjadi 22 kasus saja. Meski alami penurunan di tahun sebelumnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2022 jumlah kasus DBD kembali naik di angka 132 kasus dengan angka kematian sebanyak 1 orang, tahun 2023 jumlah kasus DBD kembali naik di angka 148 kasus. Terakhir di Bulan Januari sampai dengan Bulan April 2024, kasus DBD berada di angka 168 kasus dengan angka kematian sebanyak 3 orang.




